Program Inpres Jalan Daerah (IJD) di Provinsi Lampung menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang berkualitas. Di balik pembangunan jalan yang kokoh ini, Urban Plastic kembali hadir dengan sebagai mitra pendukung yang berkontribusi melalui penyediaan material utama seperti plastik cor, geotextile, dan geomembrane.
Selain itu, proyek yang dikerjakan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung pada Tahap II dan III ini tidak hanya berfokus pada peningkatan panjang jalan hingga 31,54 kilometer, tetapi juga pada kualitas konstruksi yang berkelanjutan.
Pertanyaannya, dalam proses tersebut, kenapa plastik cor, geotextile, dan geomembrane menjadi material utama yang harus diperhatikan? Cek penjelasan lengkapnya di artikel ini!
Latar Belakang Proyek Inpres Jalan Daerah di Lampung
Program Inpres Jalan Daerah merupakan implementasi nyata dari arahan Presiden Prabowo Subianto melalui Inpres No. 11 Tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah. Program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga memiliki tujuan strategis yang lebih luas, yaitu mendukung swasembada pangan dan energi.
Dengan konektivitas jalan yang baik, otomatis akan memperlancar distribusi hasil pertanian, mempercepat akses ke pusat ekonomi, serta membuka peluang investasi di daerah. Oleh karena itu, pembangunan jalan daerah menjadi prioritas dalam upaya pemerataan pembangunan nasional.
Material dari Urban Plastic untuk Proyek Inpres Jalan Daerah di Lampung Berlangsung
Proyek pembangunan jalan atau Inpres di Lampung ini bukan lagi sekadar proses pengerasan permukaan tanah, tetapi merupakan sistem konstruksi yang kompleks. Setiap lapisan memiliki fungsi penting, mulai dari pondasi hingga lapisan pelindung. Tanpa material yang tepat, jalan akan lebih cepat mengalami kerusakan seperti retak, amblas, atau tergerus air.
Program IJD yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto melalui Inpres No. 11 Tahun 2025 menekankan pentingnya kualitas infrastruktur dalam mendukung konektivitas dan ketahanan ekonomi. Jadi, penggunaan material konstruksi yang berkualitas seperti dari Urban Plastic tentu menjadi kebutuhan utama.
Sebagai penyedia material konstruksi, tersebut, Urban Plastic memiliki menghadirkan tiga jenis material utama untuk menguatkan pondasi proyeknya, seperti Plastik cor, Geomembrane, dan Geotextile.
1. Plastik Cor untuk Menjaga Kualitas Struktur Beton
Dalam proyek Inpres Jalan Daerah di Lampung, penggunaan plastik cor memiliki peran penting dalam mendukung kualitas pekerjaan pengecoran beton pada sejumlah titik konstruksi. Sebagai lapisan pelindung, plastik cor membantu mencegah air semen meresap ke dalam tanah saat proses pengecoran berlangsung, sehingga komposisi campuran beton tetap terjaga.
Tentu tahapan ini menjadi sangat penting karena kestabilan mutu beton akan berpengaruh langsung terhadap kekuatan struktur jalan yang dibangun. Selain itu, plastik cor juga berfungsi menjaga kadar air dalam beton agar proses hidrasi semen berlangsung lebih optimal.
Dalam proyek pembangunan jalan daerah seperti ini, beton yang terjaga kelembabannya akan menghasilkan struktur yang lebih padat, kuat, dan tidak mudah retak. Permukaan pengecoran pun menjadi lebih rapi, sehingga mendukung hasil akhir konstruksi yang lebih baik dan sesuai standar pekerjaan jalan.
Apalagi, Lampung merupakan salah satu jalur logistik penghubung Jawa-Sumatera sehingga kualitas jalannya harus mampu menahan beban kendaraan dalam jangka panjang serta menghadapi kondisi lapangan yang beragam.
2. Geotextile untuk Memperkuat Struktur Jalan dari Lapisan Dasar
Sedangkan aplikasi geotextile dalam proyek Inpres Jalan Daerah di Lampung dapat menjadi solusi penting dalam meningkatkan stabilitas tanah dasar, terutama pada ruas jalan dengan kondisi tanah lunak atau kurang stabil.
Pada dasarnya, geotextile berfungsi sebagai lapisan pemisah yang mencegah tercampurnya tanah dasar dengan material agregat di atasnya, sehingga struktur perkerasan jalan tetap terjaga.Selain itu, geotextile juga berperan dalam mendistribusikan beban kendaraan secara lebih merata ke lapisan tanah di bawahnya.
Kondisi ideal ini efektif untuk menjaga jalan berusia lebih panjang meskipun dilalui kendaraan dengan berbagai jenis dan bobot (tonase). Dengan distribusi beban yang lebih baik, risiko penurunan tanah (settlement) dapat diminimalisir.
Apalagi, Lampung dikenal dengan jalannya yang mudah ambles sehingga Inpres di wilayah tersebut menggunakan geotextile dari Urban Plastic dapat meningkatkan daya tahan jalan terhadap deformasi dan kerusakan dini.
3. Geomembrane untuk Perlindungan Maksimal terhadap Air dan Kerusakan Struktur Jalan
Terakhir, Urban Plastic juga turut mendukung proyek Inpres tersebut dengan menyediakan Geomembrane yang andal, mengingat faktor air menjadi salah satu tantangan utama yang dapat mempengaruhi ketahanan jalan.
Pasalnya, material geomembrane dapat digunakan sebagai langkah strategis untuk melindungi struktur jalan dari potensi kerusakan akibat rembesan air. Selain itu, material ini juga berfungsi sebagai lapisan kedap yang mencegah terjadinya penyerapan air ke dalam lapisan konstruksi jalan.
Dengan adanya geomembrane, air tidak mudah masuk ke dalam struktur tanah maupun lapisan agregat, sehingga risiko erosi, pelunakan tanah, dan kerusakan jalan dapat diminimalisir. Hal ini sangat penting terutama pada daerah dengan curah hujan tinggi atau sistem drainase yang belum optimal.
Jadi adanya dukungan geomembrane dari Urban Plastic ini dapat memastikan bahwa struktur jalan tetap stabil meskipun menghadapi paparan air dalam jangka panjang.
Dengan demikian, jalan yang dibangun tidak hanya kuat secara strukturnya saja, tetapi juga memiliki durabilitas tinggi terhadap faktor eksternal yang berpotensi merusak, seperti rembesan air, genangan, potensi longsor dari kemiringan lahan, sekaligus perubahan kelembaban tanah.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai Plastik Cor merk Urban Plastic, silahkan hubungi melalui: Whatsapp/Mobile Phone : +62 811 1721 338 (Ais) atau: Email: info@urbanplastic.id