Bagi sebagian orang, rumah dengan rooftop garden bisa dijadikan tempat bersantai, berkreasi, menambah estetika rumah, dan mengurangi panas matahari. Apalagi jika berada di tengah keterbatasan ruang perkotaan. Di sisi lain, salah satu concern dan masalah rooftop garden adalah sistem filtrasi, drainase air, dan waterproofing agar tidak terjadi rembesan ke atap dalam rumah.
Masalah ini bisa diselesaikan menggunakan beberapa material geosintetis, seperti sika untuk waterproofing, drainage cell untuk drainase, dan geotextile non woven untuk filtrasi. Bagi kamu yang ingin membuat rooftop garden minimalis di rumah, artikel berikut menjelaskan lebih detail tentang tips praktis membuat rooftop garden dengan biaya minimal menggunakan sika, drainage cell, dan geotextile non woven.
Lapisan Media Tanaman di Rooftop Rumah
Rooftop garden terdiri dari beberapa lapisan. Setidaknya ada 5 lapisan yang disusun sesuai urutan dari lapisan paling bawah (dasar) sampai lapisan teratas.
- Lapisan waterproofing dengan struktur atap (menggunakan lapisan Sika).
- Drainage cell (mengalirkan air ke saluran pembuangan).
- Lapisan filtrasi atau penyaringan, mencegah tanah masuk ke lapisan bawah (menggunakan geotextile non woven).
- Media tanam.
Lapisan Waterproofing Menggunakan Sika
Sika adalah lapisan paling bawah. Keunggulannya adalah karena berbentuk seperti cairan yang dapat masuk ke pori-pori lapisan cor paling bawah rooftop, sehingga efektif untuk penggunaan waterproofing dalam jangka panjang. Perannya sebagai waterproofing memungkinkan dijadikan sebagai alas dan menahan air agar tidak merembes ke bagian dalam atap rumah.
Sika secara harga lebih mahal jika dibandingkan dengan jenis lainnya seperti no drop waterproofing. No drop berbentuk seperti karet, jika dijemur dibawah sinar matahari secara terus-menerus, bisa menyebabkan robekan. Akan tetapi menggunakan no drop waterproofing kurang efisien, harus sering melakukan pengecekan dan reapply (pemasangan kembali). lapisan diatasnya pun juga ikut sering di reapply.
Lapisan Drainase Menggunakan Drainage Cell
Drainage cell berfungsi untuk drainase air. Air hujan atau kelebihan air saat penyiraman bisa dialirkan menuju saluran pembuangan. Hal ini tentu lebih meningkatkan efisiensi proses drainase. Tanpa drainage cell, area rooftop berpotensi terdapat genangan air dan menjadi beban berlebih pada struktur rumah.
Lapisan Filtrasi menggunakan Geotextile Non Woven
Geotextile non woven berfungsi sebagai lapisan filtrasi, mencegah agar media tanam seperti tanah tidak tercecer dan air bisa meresap ke lapisan waterproofing. Geotextile non woven memiliki tingkat kekuatan dan kelenturan tinggi, sehingga tidak mudah robek dan dapat membuat lapisan tanah menjadi lebih stabil.
Lapisan Media Tanam
Bagian ini seperti tanah untuk media tanaman dan penyediaan nutrisi.
Bagaimana Membuat Rooftop Garden di Rumah dengan Budget Minimal?
Cara membuat rooftop garden minimalis yang berhasil harus direncanakan dengan matang, dari persiapan sampai perawatan. Untuk itu ada beberapa hal penting yang perlu kamu siapkan supaya rooftop garden aman dan tahan lama, meskipun dengan budget yang minimal.
Tahap Persiapan
1. Memeriksa Struktur Rooftop Rumah
Langkah ini untuk memastikan kalau atap rumah cukup kuat untuk menahan beban tanaman, tanah, pot, dan air. Selain pemeriksaan bisa dengan membersihkan lokasi dari kerikil dan sampah. Kamu bisa mengeceknya sendiri atau bisa dengan berkonsultasi dengan tukang.
2. Pengecekan Sistem Drainase
Drainase yang tepat membuat genangan air di rooftop bisa dialirkan dengan baik ke saluran pembuangan.
3. Merencanakan Tata Letak Tanaman
Penataan ini untuk menentukan dimana saja lokasi pot atau media tanam, sistem drainasenya, posisi ruang atau area kosong yang bisa dilalui, dan penentuan posisi yang terkena sinar matahari.
Tahap Pemasangan Material Geosintetis
1. Memasang Lapisan Sika
Sika berperan untuk menahan air dari hasil penyiraman atau air hujan, kemudian dialirkan melalui drainase menuju pembuangan agar tidak merembes ke atap dalam rumah.
2. Pemasangan Drainage Cell
Perannya untuk drainase air dari genangan air karena kelebihan penyiraman dan air hujan, yang bisa merusak kualitas tanaman. Kamu bisa menggunakan drainage cell dengan ukuran dan spesifikasi seperti:
- Ukuran 25 cm x 25 cm x 3 cm.
- 1 ikat berisi 80 pcs (5 meter).
- Terbuat dari bahan polipropilen.
- Ketahanan produk sampai 5 tahun.
3. Memasang Geotextile Non Woven
Air yang merembes dari media tanam kebawah akan dialirkan ke drainage cell tanpa melibatkan media tanam. Hal ini dikarenakan geotextile non woven memiliki tingkat permeabilitas tinggi dan kuat sebagai filtrasi (penyaringan).
Kamu bisa menggunakan geotextile non woven dengan ukuran dan spesifikasi dari 150 – 200 GSM. Misalnya rooftop garden kamu membutuhkan 150 GSM, ukuran 4 x 100 m, dengan luas 400 m².
4. Peletakan Media Tanam
Bagian media tanam berfungsi membuat tanaman bisa melakukan pertumbuhan dengan menyerap nutrisi dan unsur hara lainnya, juga sebagai tempat untuk pemupukan.
5. Menanam Tanaman Sesuai Kebutuhan/Selera
Dengan 3 lapisan sebelumnya, maka kamu bisa bereksplorasi dengan jenis tanaman apa saja tanpa takut terjadi genangan air, air merembes ke atap rumah bagian dalam, atau tidak adanya sistem penyaringan yang kuat.
Tahap Perawatan
Bagian perawatan berfungsi untuk mengecek secara berkala rooftop garden setelah proses pemasangan selesai. Pengecekan dilakukan jangka waktu tertentu, seperti satu minggu, satu bulan, dan seterusnya.
Kamu bisa dengan mengecek beberapa kondisi seperti sistem drainasenya, pelapis sika, geomembrane non textile, posisi untuk penyinaran matahari, lapisan tanah dan media tanam, perkembangan tanaman, melakukan pemupukan, hingga mencabuti rumput liar yang ikut tumbuh seiring waktu.
Tips dan Cara praktis membuat rumah dengan rooftop garden minimalis dan budget minimal membutuhkan beberapa tahap, seperti persiapan, pemasangan material geosintetis, dan perawatan.
- Tahap persiapan mencakup pemeriksaan struktur rooftop rumah, pengecekan sistem drainase, dan merencanakan tata letak tanaman.
- Tahap pemasangan material geosintetis meliputi pemasangan lapisan sika untuk waterproofing, drainage cell untuk sistem drainase, dan geotextile non woven untuk penyaringan air, serta peletakan media tanam.
- Tahap terakhir rutin melakukan perawatan secara berkelanjutan dalam jangka waktu tertentu.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai Geotextile Woven merk Urban Plastic, silahkan hubungi melalui: Whatsapp/Mobile Phone : +62 822 9933 3938 (Panni) atau: Email: info@urbanplastic.id .