Perkuatan dasar rel kereta api dengan geogrid menawarkan banyak manfaat tersendiri yang pastinya sangat penting dan berguna. Penggunaan geogrid mampu mencegah tanah ambles atau mengalami penurunan, meningkatkan daya dukung tanah, menyebar beban ke tanah yang lebih luas, hingga mampu memastikan usia pakai rel kereta menjadi lebih panjang.
Perkuatan Dasar Rel Kereta Api dengan Geogrid, Mencegah Tanah Amblas hingga Meningkatkan Umur Pakai Rel
Geogrid merupakan material geosintetik berbentuk jaring dengan struktur tiga dimensi. Bentuknya seperti anyaman atau kisi-kisi dengan bukaan besar yang bisa diisi dengan material seperti batu maupun tanah. Material ini bisa digunakan untuk memperkuat tanah, meningkatkan daya dukung tanah, serta menambah kestabilan struktur pada berbagai proyek konstruksi.
Salah satu kegunaan geogrid yaitu sebagai dasar rel kereta api. Material ini akan dihamparkan di atas tanah dasar atau di antara lapisan batu ballast untuk memperkuat struktur. Penggunaan geogrid pada rel kereta api ini tentunya menawarkan banyak manfaat tersendiri seperti berikut:
-
Mencegah Ables atau Penurunan Tanah
Manfaat pertama yaitu mampu mencegah tanah di bawah rel ambles atau mengalami penurunan tanah. Masalah tersebut memang bisa terjadi karena beban berat dari rangkaian kereta api. Dengan dengan geogrid risiko tersebut bisa diminimalisir.
-
Meningkatkan Daya Dukung Tanah
Perkuatan dasar rel kereta api ini juga bisa meningkatkan daya dukung tanah lunak. Hal tersebut karena geogrid mampu mengunci agregat atau batu kikil diatasnya dengan baik sehingga kapasitas dukung tanah mampu meningkat secara signifikan.
-
Meredam Getaran dan Menyebar Beban
Ketika kereta api melintas tentu akan menimbulkan getaran dan beban tekanan tinggi. Penggunaan geogrid mampu meredam getaran atau gaya dinamis berulang dari kereta api yang melaju sekaligus menyebar beban berat kereta ke area tanah yang luas.
-
Mencegah Pergerakan Batu Ballast
Geogrid bisa memberikan efek penguncian yang mampu menjaga batu ballast agar tetap berada di posisinya. Dengan begitu geogrid mampu mencegah pergerakan batu ballast yang memang bisa bergeser ke samping karena tekanan dari roda kereta dan getaran saat kereta melintas.
-
Meningkatkan Umur Pakai Rel dan Efisiensi Biaya Perawatan
Berkat penggunaan geogrid, rel kereta api pastinya menjadi lebih kuat dan usia pakainya lebih panjang meskipun sering dilewati. Selain itu rel juga bisa terhindar dari berbagai masalah atau kerusakan sehingga pada akhirnya mampu meningkatkan efisiensi biaya perawatan.
Tahapan Pemasangan Geogrid pada Rel Kereta Api
Pada rel kereta api, proses pemasangan geogrid-nya memerlukan beberapa langkah seperti berikut ini:
-
Persiapan Lahan
Langkah pertama yaitu persiapan lahan atau area dengan membersihkan akar, batuan, maupun pengganggu lainnya. Setelah itu ratakan dan padatkan permukaan tanah sesuai dengan kebutuhan.
-
Pemasangan Geotextile
Jika diperlukan, bisa memasang lapisan geotextile non-woven di atas permukaan tanah lunah. Fungsinya sebagai pemisah antara agregat dengan tanah dasar agar keduanya tidak bercampur.
-
Pemasangan Geogrid
Proses berikutnya yaitu pemasangan geogrid secara memanjang atau melintang sesuai arah jalur rel kereta api. Buat overlapping atau tumpang tindih sejauh 30-50 cm antar lembaran agar tidak bergeser.
-
Penebaran Agregat
Langkah selanjutnya yaitu penyebaran agregat atau batu ballast di atas geogrid. Kemudian lapisan agregat tersebut dipadatkan hingga terjadi efek saling mengunci secara maksimal.
-
Pemasangan Rel
Proses selanjutnya yaitu memberikan tambahan lapisan ballast atas, memasang bantalan rel, hingga memasang rel baja bagian teratas.
Perkuatan dasar rel kereta api dengan geogrid memang menjadi hal yang sangat penting. Berkat material tersebut rel kereta api menjadi lebih kuat dan tahan lama. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Geogrid merk Urban Plastic, silahkan hubungi melalui: Whatsapp/Mobile Phone : +62 811 1721 338 (Ais) atau: Email: info@urbanplastic.id.