Mungkin masih ada yang belum tahu kalau geotextile woven sebenarnya memiliki jenis material berbeda, yakni bahan polypropylene atau PP dan polyester yang terkenal dengan singkatan PET.
Lantas, apa saja sih perbedaan geotextile woven bahan PP dan PET tersebut? Yuk, langsung simak pembahasannya sampai selesai, ya!
Geotextile Woven PP vs PET, Apa Perbedaannya?
Daripada makin penasaran, yuk langsung saja simak perbedaannya berikut:
1. Bahan serta Warna Material
Bahan PP umumnya dominan berwarna hitam, cenderung ringan serta tahan terhadap serangan mikroba maupun bahan kimia berbahaya. Sedangkan geotextile PET cenderung berwarna putih dan memiliki sifat mekanisme yang stabil.
2. Kekuatan Tarik dan Tebal Bahannya
Sebenarnya, kekuatan tarik bahan PP tergolong standar, tetapi ketebalan bahannya memang lebih tinggi. Dengan kekuatan tarik dan ketebalan tersebut, geotextile woven berbahan PP cocok Anda gunakan untuk perkuatan jalan maupun konstruksi ringan.
Sebaliknya, bahan PET alias polyester memiliki kekuatan tarik lebih tinggi dengan ketebalan lebih tipis. Tak heran, kalau material ini sering diaplikasikan pada tanah yang sangat lembek atau lunak karena dapat menahan beban lebih besar tanpa takut meregang dengan cepat.
3. Ketahanan Terhadap Lingkungan
Perbedaan selanjutnya bisa Anda temukan juga dari ketahanannya terhadap lingkungan sekitar proyek. Bahan PET tahan terhadap asam dan memiliki ketahanan creep yang sangat baik. Itu sebabnya, material ini cenderung stabil dalam jangka panjang, jadi cocok untuk proyek yang membutuhkan umur pakai panjang.
Sedangkan geotextile woven bahan PP bisa dibilang lebih tahan alkali (basa) serta memiliki ketahanan terhadap sinar UV dengan baik kalau diberi aditif anti-UV. Hanya saja, ketahanan terhadap creep (perubahan bentuk jangka panjang) tak sekuat bahan PET. Jadi, kurang cocok untuk digunakan dalam proyek jangka panjang.
4. Bobot Material
Bobot material PP lebih ringan, fleksibel, mudah digelar dan ekonomis. Sayangnya, kalau digunakan pada beban tarik yang lebih tinggi, bahan ini bakal lebih mudah meregang.
Berbeda dengan bahan PET, meskipun terasa kaku, tapi bisa memberikan stabilitas struktural yang lebih baik. Jadi. kalau ingin menggunakan geotextile woven untuk proyek dengan beban berat atau tanah sangat lembek, pilihlah yang berbahan PET agar hasilnya lebih maksimal.
5. Pengaplikasian di Lapangan
Bahan PP bisa Anda aplikasikan untuk perkuatan jalan, pemisahan lapisan, proyek drainase, filtrasi hingga proteksi lereng sedang. Sementara material PET cocok untuk perkuatan tanah lunak atau lembek, stabilisasi lereng curam, hingga proyek infrastruktur jangka panjang, mulai dari pelabuhan, bendungan hingga jembatan.
Dengan pengaplikasian pada proyek yang tepat, maka geotextile woven bisa bekerja dengan baik dan memberikan manfaat sesuai yang Anda harapkan. Jadi, jangan keliru saat ingin mengaplikasikannya, ya!
FAQ
- Mana yang lebih tahan terhadap paparan sinar UV langsung dalam jangka panjang, PP atau PET?
PET, ketahanan terhadap sinar UV-nya sangat baik, jadi cocok untuk proyek area terbuka atau sering terkena sinar matahari.
- Apakah geotextile woven bahan PP dan PET bisa digunakan bersamaan dalam satu proyek?
Bisa, Anda dapat menggunakan keduanya dalam proyek yang sama sesuai kebutuhan di bagian berbeda. Contohnya, bahan PP untuk area drainase dan PET sebagai lapisan penahan beban.
- Mana yang lebih cocok untuk proyek geoteknik di area rawan gempa?
Geotextile woven bahan PP, soalnya sifat elastisnya bisa membantu meredam pergerakan gempa.
Kini, Anda sudah mengetahui perbedaan keduanya dengan baik, bukan? Tentunya, Urban Plastic memiliki geotextile woven berbahan PP dan PET berkualitas tinggi yang dapat Anda gunakan dalam proyek yang sedang dijalankan.
Kalau membutuhkan material ini untuk proyek kecil atau sedang dengan pemasangan mudah dan ekonomis, maka bisa pilih bahan PP. Namun, jika Anda mencari geotextile woven berkekuatan tinggi, umur pakai panjang serta bisa digunakan untuk beban berat, maka bisa gunakan bahan PET. Hanya saja, bahan ini memiliki harga sedikit lebih tinggi daripada PP, tapi kelebihannya memang cocok untuk proyek besar.
Perusahaan PT. Urban Plastik Indonesia adalah Pabrik Plastik di Indonesia yang menjual produk-produk plastik seperti Tali Rafia, Plastik Cor, Plastik Sampah, Plastik Mulsa, Selang Irigasi, Plastik Singkong, Kantong Mayat, Karung Plastik, Geotextile Non Woven, Geomembrane, Geobag, Welding Rod, biji plastik, terpal plastik, Geogrid dan Geomat. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Geotextile Non Woven merk Urban Plastic, silahkan hubungi melalui: Whatsapp/Mobile Phone : +62 822 9933 3938 (Panni) atau: Email: info@urbanplastic.id